Cerita Islami Anak Sholehah Mencintai Subuh By Khaelani

CERITA ISLAMI ANAK SHOLEHAH MENCINTAI SUBUH
Penulis: Khaelani

Embun pagi mulai turun sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Tumbuh-tumbuhan bermetamorposa atas kekuasaan Allah, mereka bertasbih memuji keagungan Allah SWT tiada henti. Karena perantara tetesan embunlah yang membuat tumbuhan tumbuh di dunia ini, guna untuk khidmat kepada manusia. Mengeluarkan manfaat bagi manusia, tumbuhan bisa berbuah untuk manusia dari berbagai macam bentuk, berbagai macam rasa, warna dan lainnya.

Bukan hanya tumbuh-tumbuhan yang khidmat kepada manusia di bumi ini, hewan pun ikut serta melayani manusia. Salah satunya ayam, ia bangun pagi-pagi sebelum manusia terbangun, ayam berkokok untuk membangunkan manusia dalam lelapnya tidur. Karena itulah gadis cantik anggun nan rupawan ini tersontak bangun dari tidurnya ketika ayam berkokok pertanda rahmat Allah SWT dan para malaikat turun kebumi di sepertiga malam. Kebiasaannya adalah tatkala ia bangun dari tidurnya di atas tempat tidurnya ia terbangun memanjatkan do’a “Alhamdulillahiladzi ahyana ba’damaa amatana wailahinnusyur” . Karena Allah SWT yang mengatur kehidupan kita sampai kematian kita, itu sudah menjadi ketetapan-Nya dan kita tinggal menjalankan sesuai dengan tuntunan ajaran utusanNya yaitu Nabi Muhammad SAW sampai takdir yang tetapkan.

***

Cerita Islami Anak Sholehah Mencintai Subuh By Khaelani
Cerita Islami Anak Sholehah Mencintai Subuh By Khaelani

Episode Cerita Islami Sebelumnya:


Setelah memanjatkan doa, Ovi melangkahkan kakinya ke kamar mandi, untuk bersuci. Sebelum taqorub ilallah di sepertiga malam ini, ia membersihkan dirinya sesuai dengan syariat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW . “ Allah tidak menerima shalat seseorang bila Ia berhadats, sampai Ia berwudhu’ “ ( HR Baihaqi, Abu Daud, dan Tirmizi )

Kemudia Ovi mulai tersungkur di atas sajadah, melaksanakan sunnah qiamulail yaitu shalat tahajud, tilawatil qur’an dan dzikir sampai kumandang adzan subuh berkumandang.

Suara adzan terdengar dibarengi suara ketukan pintu kamar Ovi.
“ttooookk toookk tookk” Suara pintu
“Teteh bangun teh?” Suara gadis
“Iya, teteh udah bangun dari tadi ko” Jawab Ovi sambil membuka pintu kamarnya 
Ternyata yang mengetuk pintu kamarnya adalah adik kandung Ovi yang bernama Siti Khoirotul Hisan. Ovi memiliki 3 saudara kandung, yang pertama laki-laki bernama Muhammad Zainul Muhibbin, yang kedua perempuan Siti Khoirotul Hisan dan yang ketiga Muhammad Fadhli Hidayat. Ovi terlahir dari keluarga yang berprinsif teguh terhadap agama. Abi dan Umi nya selalu mendidik anak-anak mereka dengan taqwa kepada Allah SWT Tuhannya, mengabdi kepada Nabi Muhammad SAW rosulnya, bangga terhadap Islam agamanya, dan menebar kasih sayang kepada sesama saudaranya.

***

Meski sederhana rumah Ovi terasa nyaman, belakang rumahnya terdapat mushola Al Munawwar yang setiap harinya selalu ramai di penuhi orang-orang sholeh dan sholehah. Mereka datang sebagai jama’ah musola Al Munawwar untuk beribadah di tempat yang mulia, warisan nenek moyang keluarga Ovi, meskipun mushola keluarga namun masyarakat setempat banyak yang berjamaah di mushola Al Munawwar yang kini di imami oleh bapaknya Ovi.

Antusias jama’ah disana sangat tinggi, kesadaran untuk menunaikan kewajibannya sebagai umat muslim menjalankan shalat fardu memang sudah melekat dihatinya, bahkan begitu mudahnya mereka berbondong-bondong shalat subuh berjama’ah. Dijaman sekarang ini memang sangatlah sulit kita jumpai hal seperti itu, padahal Rosulullah telah mengajarkan kepada kita:

Dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Shalat berjama’ah mengungguli shalat sendirian dua puluh tujuh derajat.” (HR. Bukhori dan Muslim)

 “Malaikat-malaikat siang bergantian mendampingi kalian dengan malaikat-malaikat malam, dan mereka berkumpul pada waktu sholat Subuh dan Ashar. Setelah itu, malaikat yang semalaman menjaga kalian naik ke langit, lalu Allah bertanya kepada mereka – dan Dia lebih tahu tentang mereka-, ‘Bagaimana kalian tinggalkan hamba hamba Ku?’ Mereka menjawab, ‘Kami meninggalkan mereka dalam keadaan sholat, dan kami datang kepada mereka ketika mereka sholat,” (HR Bukhari)

Fadilah shalat berhamaah:

  • Dijauhkan dari Sifat Munafik

“Shalat yang dirasakan paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Al-Bukhari no. 141 dan Muslim no. 651)

  • Mendapatkan Keutamaan Shalat Sepanjang Malam

“Barangsiapa yang shalat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya.” (HR. Muslim no. 656)

  • Dilapangkan Rezeki

Pernah suatu ketika Nabi SAW shalat subuh. Begitu selesai, beliau pun kembali ke rumah dan mendapati putrinya Fathimah ra sedang tidur. Kemudian beliau pun membalikkan tubuh Fatimah dengan kaki beliau, kemudian mengatakan kepadanya, “Hai Fathimah, bangun dan saksikanlah rezeki Rabb-mu karena Allah membagi-bagikan rezeki para hamba antara shalat subuh dan terbitnya matahari.”(H.R. Baihaqi).

  • Kunci Kemenangan

“Rasulullah apabila hendak menyerbu suatu kaum, beliau menundanya hingga tiba waktu subuh.” (HR Bukhari) Dikisahkan pasca meletusnya perang Mesir-Israel tahun 1973 ada seorang tentara Mesir yang mengajak berbicara tentara Yahudi yang paham bahasa Arab. Tentara Mesir itu berkata, “Demi Allah, kami akan memerangi dan mengalahkan kalian sampai ada di antara kalian yang bersembunyi di balik pohon dan batu, kemudian pohon dan batu itu mengatakan,’hai hamba Allah, hai muslim, ini ada Yahudi di belakangku, ke mari dan bunuhlah dia.’” Tentara Yahudi menjawab, ”Semua itu tidak akan terjadi sebelum shalat subuh kalian sama dengan shalat Jumat.”

  • Lebih Baik daripada Dunia dan Seisinya

“Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.” (HR. Muslim 725).

  • Shalat Subuh adalah Penyelamat dari Neraka

“Tidak akan masuk neraka, orang yang melaksanakan shalat sebelum matahari terbit dan sebelum tenggelamnya,” (H.R. Muslim)

***

Bada shalat subuh berjamaah, Ovi berdzikir hingga waktu fajar (terbitnya matahari) hingga sempurnanya matahari terbit.

Sekitar pukul 06.00 WIB ketika di rumah Ovi selalu rajin membersihkan halaman rumah yang di penuhi pepohonan hijau nan rindang khas pegunungan. Uminya sangat senang menanam bunga dihalamannya hingga jadi hobi menurun keanak-anaknya terutama Ovi dan Susan (Panggilan kecil Siti Khoirotul Hisan adik Ovi) anak perempuan yang terwarisi kebiasaan ibunya menanam dan merawat bunga. Hampir setiap harinya ia jaga dan rawat hingga tak terasa halaman rumahnya terlihat indah seperti taman bunga.

Selesai bersih-bersih halaman dan isi rumah Ovi membantu Umi menyiapkan masakan untuk sarapan pagi. Masakan khas daerah pegunungan yang selalu bikin kangen Ovi ketika ia berada di kota jauh di rumahnya adalah masakan Uminya. Memang sudah menjadi anugrah Ovi memiliki Umi yang pandai memasak meskipun Ovi sendiri masih belajar untuk memasak, sampai Susan adiknya sering ngeledekin.

“Aku gak mau makan kalau teteh yang masak” Celoteh Susan
“Kenapa emang dengan masakan teteh?” Tanya Ovi
“Masakan teteh mah gak seperti masakan Umi, kadang teteh kalau masak terasa asin” Jawab Susan
“Itu tandanya kakakmu sudah pengen cepet-cepet nikah,hehee” Saut Umi
“Ahh... umi percaya aja sama takhayul itu, aku kan masih belajar bikin masakan kaya masakan Umi” Kata Ovi
“Iya, Insya Allah kalau kamu masak penuh dengan rasa Cinta dan Ikhlas, sentaiasa Sholawat kepada Nabi dan memuliakan makanan, apa pun yang kamu masak akan terasa enak. Dan yang terpenting masakan itu baik dan halal” Jelas Umi.


To Be Continue

_____
Semoga bermanfaat certia islami keistimewaan cinta subuh. Dan semoga kita dimudahkan untuk shalat subuh berjamaah memenuhi kewajiban kita sebagai umat muslim. Nantikan cerita islami selanjutnya hanya di blog cerita dejavu.

Tentang Penulis:
Nama: Khaelani
Alamat: Cirebon
Hobi: Penulis, Produksi Musik
Facebook: Muhammad Abdillah

Cerita Cinta, Topeng Cinta By Mentary Ds

TOPENG CINTA
Penulis: Mentary ds

Aku mengenal nya dari teman ku,ya aku tertarik pada nya,saat itu aku hanya seorang anak kuliahan tingkat dua di salah satu perguruan swasta di kota tempat ku tinggal,kami mulai berkenalan lewat bbm,dia adalah tipe laki2 yg cuek dan pendiam.

Banyak teman ku yg satu pekerjaan dengan nya,jadi dengan mudah aku bisa mencari tau tentang.
Hari hari berlalu kami semakin akrab dan  sudah mulai saling mengabari,dan sering berjumpa,tepat bulan mei aku jadian dengan nya.

Ya aku tipe perempuan yg jarang jatuh cinta,bahkan aku baru 2 kali pacaran,aku tipe yg cuek dan tidak seperti perempuan yg lain nya,aku tidak suka berbicara soal laki-Laki.

Tapi semua berubah saat aku berpacaran dengan nya,dia spesial bukan karna dia kaya atau ganteng  tapi karna aku nyaman dan dia super sabar,dan mengerti agama,itu membuat aku sangat jatuh hati pada nya.

Baru satu bulan kami pacaran,tepat tgl 1 bulan juni,aku pergi meninggal kan untuk melakukan sebuah pekerjaan,selama 7 bulan aku berpisah jarak dan waktu,kami tidak bisa komunikasi,karna memang di tempat ini di larang berkomunikasi dengan orang luar,cuma waktu waktu tertentu aku bisa menghubungi nya dan bertukar foto lewat bbm,itu membuat aku bahagia sekali,selama di sana yg membuat ku semangat adalah dia dan keluarga ku,saat belajar di sana pun aku selalu menulis nama nya di buku ku,itu pekerjaan yg membuat ku bersemangat,setiap malam aku memakai baju yg dia berikan pada ku,rasa cinta itu terus berjalan walau jauh,hari berjalan sampai pada akhir nya hari berganti dan berganti bln 12 aku mengambil tiket pesawat di akhir tahun dengan keberangkatan yg paling awal karna aku tak sabar ingin pulang ke kota kelahiran ku untuk berjumpa dengan nya.

Sampai di kota kelahiran ku,aku menyuruh orang tua ku untuk menelpon nya dan menyuruh nya ke rmh,tapi aku tidak memberitahu bahwa aku sudah pulang,dngan segera dia dtng ke rmh ku,betapa terkejut dan bahagia nya dia aku plng,ku peluk dia ,dia juga begitu mencium kening ku,hari hari ku bahagia,karna memang kami selalu tertawa bersama ,apalagi sekarang pekerjaan ku dengan nya satu propesi dan sekantor,walau kami sudah bekerja tapi kondisi keuangan kami memang sering kurang,maklum dia selalu bertanggung jawab untuk mengirim ke orang tua nya,aku yg selalu di samping nya semampu aku menopang nya dalam kondisi keuangan,tahun berganti dan bulan pun berganti,dia dapat promosi jabatan yg bagus,dari sinilah hubungan kami mulai hancur,karna pekerjaan kami sudah jarang komunikasi,kadang hampir tidak ada komunikasi,walau satu kantor tapi kami kadang tidak pernah jumpa di kantor,hati hari semakin berat,walau kondisi keuangan sangat baik tapi semua  tak seindah yg dlu ,ya sekarang kami memang sering belanja,dia lebih boros ,dan selalu memberi ku uang walau aku tidak minta,tapi aku merasa uang tidak bs membuat aku bahagia ,dia telah berubah setelah promosi jabatan itu,pertengkaran kami selalu dan selalu tidak bisa lagi di hindari,kadang sampai 2 minggu kami tidak ada komunikasi,tapi aku tetap sayang saat dia ulang tahun,aku memberikan nya sebuah hadiah hp keluaran terbaru .teryata itu memjadi malapetaka bagi hubungan ku.dia levih aktif di sosial media,kadang yg paling sakut aku bs melihat nya telpon2 di luar rungan nya tp bbm dan tlpn ku tak pernah di angkat nya ,alasan nya sibuk.

Cerita Cinta, Topeng Cinta By Mentary Ds

Cerita Cinta Lainnya : Kumpulan Cerita Cinta

Sampai pd akhirnya aku tau dia selingkuh dengan seorang wanita yg beda instansi dengan ku,sakit sakit sekali hancur perasaan ku,tuhan kenapa setega ini dia,padahal aku selalu setia dengan nya,walau mantan pacar ku yg lebih tinggi pangkat nya sering menghubungi aku,tapi aku kadang menyuruh dia yg angkat tlpn itu,karna aku tidak mau ada salah paham.kami bertengkar hebat,di bawah hujan di depan rumah ku,kami berantam dan dia mohon2 untuk tidak putus ,aku kecewa dan sakit gak bsa makan aku setelah itu hancur sekali,rasanya hilang nyawa ku,aku seperti orang seteres,dia menghubungi orang tua ku agar aku mau berjumpa dengan nya,akhir nya kami pun baikan di depan mamak ku dia berjanji untuk tidak lagi mengulang nya.

Pertama dan awal awal nya kami bahagia dia mulai berubah,kembali seperti dia yg dlu perhatian dan penyabar,tapi itu tidak lama rupanya,beberapa bulan saja,dia kembali berulah dan makin parah,kasar dan mau marah2 dengan ku,membentak ku.
Tapi karna cinta tetap saja aku setia,

Aku di undang di acara pernikahan abg nya ,saat lebaran pun,waktu cuti aku ke rmh orang tua nya,aku membeli bakal baju bersama calon kk ipar nya,pakayan itu ku tempah di tempat aku tinggal,waktu pesta abg nya tinggal beberapa hari lagi,kami berantam juga saat itu,tapi karna aku menghargai orang tua dan abg nya aku dtng ke acara itu dengan surat izin ke kantor ku.

Tapi hubungan kami tidak sebaik dlu,saat aku ingin plng,dia tidak mau mengantar ku,malah dia tidur, dengan air mata aku pulang ke rumah ku,aku berdoa agar dia bs berubah seperti dlu.

Beberapa bulan kemudia aku dan dia dalam kondisi yg sangat jenuh ,sampai aku tahu dia telah balikan dengan mantan pacar nya,tapi aku diam menahan semua nya,sampai aku gak sanggub lagi dan aku nanyak apa hubungan kita  sekarang,dan smpai akhir nya kami putus.

Dia bahagia dengan pacar nya sedang aku gak bs makan,diam tanpa kata hampir 10 kg berat badan ku turun karna patah hati,sampai saat aku belum bisa bangkit,hatiku tidak bisa di obati lagi,sakit nya membekas .

Meski banyak laki2 yg mendekati aku ,mulqi dr jaksa,pegawai bank,dan salah satu penjabat di kota ku juga ada tp aku tidak seeikit pun memberi harapan pada mereka,bahkan di hp ku masih tetap seperti dulu ,tidak pernah ku ganti nama nya ,sayng ku tetap lah seperti itu,sekarang aku berpacaran dengan salah satu penjabat di daerah medan,tapi aku tidak pernah bahagia,bahkan aku tetap mencintai nya,dia selalu yg ku ingat.meski sakit saat mengingat nya.

Cerita Islami Menyentuh Hati Seorang Ibu

CERITA ISLAMI MENYENTUH HATI SEORANG IBU
Penulis: Khaelani

Musim kemarau telah berlalu, terik panas matahari kini meredup sinarnya terhalang oleh gumpalan awan tebal diatas langit. Siang hari pun bagaikan sore hari, begitu cepat perpindahan cuaca siang itu. Mendung dan mulai gelap, isyarat pertanda akan turun hujan deras. Dan di sebuah rumah tampak seorang gadis anggun tengah sibuk menatap leptop dari pagi sampai siang, ia tampaknya sedang asik mengetik tugas kuliah. Di depannya beberapa buku numpuk penuh dengan tanda batas tulisan sesobek kertas kecil untuk mendai halaman buku sebagai referansi untuk membuat skripsi.

Buku novel  berjudul ”Cerita Islami Menyentuh Hati Seorang Ibu”, tiba-tiba terbuka dengan sendirinya tanpa ada yang membukanya. Gadis itu pun tersontak terkaget-kaget. Dalam hatinya bertanya “Astagfirullah, ko tiba-tiba bukunya terbuka sendiri.... Ahhh... mungkin karena angin”. Kata  gadis itu yang tak lain adalah Ovi sosok perempuan muslimah inspirasi dalam Episode 1 Cerita Islami Ovi dan Nida.

Kemudian ia menoleh ke jendela dan ternyata di balik jendela itu memang banyak angin yang berhembus di iringi cuaca mendung pertanda turun hujan deras. Kemudian ia tutup jendela itu.

***

Sekitar pukul 14.00 WIB Ovi masih mengerjakan tugasnya, namun ia mulai terganggu konsentrasinya dengan buku novel yang berjudul Cerita Islami Menyentuh Hati Seorang Ibu, tak sengaja terbuka sendiri halamannya dan belum sempat Ovi menutupnya.

Ovi melihat kearah buku novel itu, dan ia penasaran dengan halaman buku novel yang terbuka sendiri. Kemudian ia membaca halaman novel itu, perlahan ia terus membacanya dan akhirnya cerita islami menyentuh hati seorang ibu itu menghentikan Ovi menulis tugasnya, malah ia asik membaca novel. Padahal novel pemberian Ahmad teman kaka tingkatnya sudah ia baca berulang-ulang kali. Namun kehebatan novel itu memang membuat pembaca selalu tertarik untuk membacanya, meskipun sudah membacanya beberapa kali, masih seperti membaca pertama kalinya.

Memang novel itu menceritakan sosok ibu, bagaimana perjuangan dan pengorbanan ibu, kepedihan dari mulai mengandung anaknya selama sembilan bulan lamanya, melahirkan anaknya dengan bertaruh nyawanya sendiri demi anaknya, dan sebaginya, karena dalam cerita islami menyentuh hati seorang ibu banyak sekali hal-hal yang kita mungkin masih belum kenal dekat dengan sosok yang namanya ibu.

Kenapa Ovi malah asik membaca halaman novel cerita islami menyentuh hati seorang ibu yang tiba-tiba terbuka itu, adalah karena dalam halaman itu menceritakan kerinduan seorang ibu kepada anakanya.

Sesekali Ovi meneteskan air matanya karena terharu dan menyentuh hati kata-kata ibunya dalam cerita novel itu. Dan membayangkan seakan ini adalah pesan untuk dirinya sendiri yang dirundukan ibunya. Akhir-akhir ini Ovi memang jarang menemui ibunya di kampung halamannya karena dengan alasan ingin konsentrasi mengerjakan skripsi tugas akhir kuliahnya.

Namun yang dirasakan adalah betapa merasa bersalah ia jarang menemui ibunya di rumah. Dalam hatinya mungkin saja ibunya seperti dalam novel yang ia baca sekarang. “Merindukan anaknya yang jarang pulang dan ingin mendekap tubuhnya. Karena kasih sayang seorang ibu kepada anaknya sejak kecil adalah dekapan hangatnya. Dan kini, kita sudah dewasa ini apakah tak mampu mendekap balik ibu kita? Apakah malu? Karena kita bukan anak kecil lagi. Apapun alasan kita karena mungkin saja kita tidak bisa merasakan kerinduan seorang ibu kepada anaknya seperti apa yang di ceritakan dalam novel cerita islami menyentuh hati seorang ibu”.  Begitu kira-kira kata hati Ovi yang sedang dilanda kerinduan yang sama kepada ibunya.

Ia ingat dalam satu hadits Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.'” (HR. Bukhari dan Muslim)

Imam Al-Qurthubi menjelaskan, “Hadits tersebut menunjukkan bahwa kecintaan dan kasih sayang terhadap seorang ibu, harus tiga kali lipat besarnya dibandingkan terhadap seorang ayah. Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menyebutkan kata ibu sebanyak tiga kali, sementara kata ayah hanya satu kali. Bila hal itu sudah kita mengerti, realitas lain bisa menguatkan pengertian tersebut. Karena kesulitan dalam menghadapi masa hamil, kesulitan ketika melahirkan dan kesulitan pada saat menyusui dan merawat anak, hanya dialami oleh seorang ibu. Ketiga bentuk kehormatan itu hanya dimiliki oleh seorang ibu, seorang ayah tidak memilikinya. (Lihat Tafsir Al-Qurthubi X : 239. al-Qadhi Iyadh menyatakan bahwa ibu memiliki keutamaan yang lebih besar dibandingkan ayah)

Cerita Islami Menyentuh Hati Seorang Ibu


***

Berdering nada handphon Ovi.... dan di lihat nomor pemangilnya ternyata Nida yang menepon! Nida yang saat ini perasaannya sudah membaik tentang kepergian adik temannya Episode 2 Cerita Islami Penuh Hikmah.
Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh” Salam Ovi
Wa’alaikumusalam Warohmatullahi Wabarokatuh” Jawab Nida
“Kenapa sayang?” Tanya Ovi
“Maaf teh, cuacanya begini mendung gelap dan sepertinya mau turun hujan deras. Jadi hari ini aku ga bisa mampir ke tempat teteh seperti biasanya”. Keluh Nida
“Yasudah tak apa-apa... teteh juga lagi ingin sendirian dulu hari ini”.
“Kenapa teh? Ada masalah ya?” Tanya Nida
“Tidak ada masalah apa-apa. Cuma tiba-tiba rindu aja sama Ummi di rumah”. Jawan Ovi
“Kalau begitu, besok teteh harus pulang, temui Ummi dirumah. Aku juga ikut, udah lama gak ketemu sama ummi... Jadi kangeeennn!” Tutur Nida
“Besok teteh harus ketemu dosen pembimbing untuk nyerahin proposal skripsi ini, jangan besok ya?” Tawar Ovi
“Teteh itu udah sebulan lebih engga ketemu ummi, ini adalah isyarat kerinduan seorang ibu teh!”. Jelas Nida

Tiba-tiba teleponnya mati... Tuuutttt....!!!

Selang beberapa menit, Nida sms bahwa pulsanya habis dan seperti memberi peringatan bahwa mau tidak mau besok Ovi harus menemui Ibunya dirumah ditemani dengan dirinya.

***

Singkat cerita, keesokan harinya Nida datang pagi-pagi sekitar pukul 07.00 WIB ketempat Ovi. Terlihat tampak Ovi sudah siap-siap menunggu Nida untuk pulang bareng ke rumah Ovi. Kemudian mereka berdua berangkat.

Tepat pukul 08.30 WIB mereka sampai di kampung halaman Ovi di daerah pegunungan sejuk nan berseri. Sekelilingnya di hiasi oleh sawah-sawah membentang luas dan tersusun menanjak seperti tangga raksaksa. Para petani pun sedang merawat dan menyirami sawah mereka. Udara khas pegunungan sejuk menambah kerinduan Ovi tatkala sudah di depan halaman rumahnya. Terlihat gadis berumur 16 Tahun sedang membantu seorang ibu membersihkan halaman rumah. Dan....
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh” Salam Ovi dan Nida
Wa’alaikumusalam Warahmatullahi Wabarokatuh” Jawab Anak gadis dan Sorang Ibu
“Ummi, teteh udah pulang” Kata Anak gadis sambil menghampiri Ovi dengan penuh kerinduan

Anak gadis itu bernama Siti Khoirotul Hisan, adik kandungnya Ovi. Dan Seorang Ibu itu Umminya, ibu kandung yang membesarkan dan mendidik Ovi sampai saat ini menjadi perempuan anggun nan cantik rupa dan akhlaknya. Dan memang benar isyarat buku Novel cerita islami menyentuh hati seorang ibu yang terbuka halamannya sendiri. Ummi memang sangat rindu dengan Ovi namun ia memendam kerinduannya dengan alasan tidak ingin mengganggu konsentrasi kuliah anaknya disana. Terlihat ketika Ummi mendekap Ovi dengan penuh kehangatan dan kerinduan yang mendalam, sampai Nida tak kuat haru melihatnya.

***

Rumah Ovi terasa nyaman meski sederhana, tidak tampak aura keangkuhan. Ahlu bait atau penghuni rumahnya memang selalu menghiasi rumah itu setiap harinya dengan Tilawatil Quran. Karena setiap merasakan masuk ke semua ruangan rumah itu terasa nyaman dan tenang. Bagaikan kita bisa merasakan ayat-ayat al Quran menghiasi rumah itu, dalam hadits di terangkan dari Abu Musa radhi Allahu'anhu, dari Nabi shalallahu'alaihiwa salam bersabda; “Perumpamaan rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya, seperti perumpamaan orang hidup dan mati.” (HR. Al-Bukhari). 

Kemudian Ovi dan Nida masuk kekamar kesayangan Ovi, dengan kerinduan yang mendalam.
“Aku udah hampir dua bulan lebih engga ke kamar ini lagi ya teh, seperti ada yang berbeda?” Kata Nida
“Apa yang berbeda? tidak ada yang membedakan, yang berbeda cuman soal waktu. Dan Alhamdulillah, Allah SWT masih memberikan kehendak buat kita hari ini bisa kembali kekamar ini lagi”. Jelas Ovi
“Oya teh ngomong-ngomong soal kembali/pulang ke rumah ini, kemaren kan aku sempet maksa buat teteh harus pulang, tapi kata teteh hari ini kan ada pertemuan teteh dengan dosen teteh?, tadi aku lupa nanya kenapa teteh memilih pulang ketemu Ummi dibandingkan ketemu dosen?” Tanya penasaran Nida
“Alesannya karena Novel cerita islami menyentuh hati seorang ibu, yang membuat teteh jadi sadar”. Jawab Ovi
“Teteh baru mengerti tentang kerinduan seorang ibu kepada anaknya, bukan hanya soal kesuksesan harta anaknya, kepandaian dan kecerdasan ilmunya dan ketinggian drajat pangkatnya. Namun, kita cukup meluangkan waktu kita sesibuk apapun kita, usahakanlah untuk bertemu dengan ibu kita, biarkan diri kita di hadapannya dan di dekap olehnya. Dengan dekapan itu, kita akan menyentuh hati seorang ibu. Dan merasakan apa yang ibu kita sedang rasakan. Tidak ada pertemuan yang lebih penting saat ini yang teteh rasakan, di bandingkan teteh harus segera bertemu dengan Ummi”. Lanjut jelas Ovi
Subhanallah, teteh... semoga semua ini ada hikmahnya”. Saut Nida
Aamiin Yaa Rabbal’alamin

Bersambung....
____
Jazakumullah Khairan Katsiran.... sudah membaca cerita islami menyentuh hati seorang ibu. Semoga bermanfaat!!! Ikuti terus episode cerita islami berikutnya di situs Cerita Dejavu dot com.

Tentang Penulis:
Nama: Khaelani
Alamat: Cirebon
Hobi: Penulis, Produksi Musik
Facebook: Muhammad Abdillah

Cerita Islami Penuh Hikmah Boneka Kucing Untuk Sindy

CERITA ISLAMI PENUH HIKMAH BONEKA KUCING UNTUK SINDY
Penulis: Khaelani

Hari jumat mendung, seakan langit terharu melihat kepergian seorang anak kecil berumur lima Tahun, cerdas dan menggemaskan, yang diharapkan kelak tumbuh dewasa menjadi muslimah inspirasi banyak orang, kini ia terbujur kaku tak lagi menampakkan adanya kehidupan. Orang tuanya begitu berduka merasakan kesedihan tiada henti, ditinggalkan anak kedua mereka yang lahir begitu berbeda dengan anak pertama mereka. Hanya sekedar cerita islami penuh hikmah untuk mereka tatkala melihat wajah Sindy Tisani nama lengkapnya yang kini telah pergi meninggalkan semuanya.

Suasana sangat berduka mengumpulkan warga kampung kecil di perbatasa daerah Cirebon, beguyun-guyun orang-orang berdatangan melayat ke rumah duka. Sampai kabar kepergian Sindy terdengar oleh gadis jelita yang banyak di irikan bunga melati yang baru merekah. Tak lain ia adalah Nida, seorang mahasiswi yang aktif peduli dengan sesama, sampai ia rela mengorbankan dirinya sendiri demi saudara semuslimnya.

Dan kakak angkatnya Ovi, yang senantiasa banyak cerita islami penuh hikmah para insani, tatkala kata-kata keluar dari mulutnya. Gadis muslimah yang menginspirasi tentang dakwah CINTA nya. Siapa yang tidak terpesona oleh kelembutan tutur kata dan hatinya.

Keduanya memang gadis yang tidak banyak perempuan muslimah saat ini miliki. Mereka sangat menjaga amanah agamanya dan betapa kuat keimanannya. Membawa cerita islami penuh hikmah para insani modern saat ini yang ingin belajar seperti apa hidup seorang perempuan muslimah seharusnya.

Ingin tahu cerita sebelumnya tentang mereka berdua Nida dan Ovi Episode 1 Cerita Islami Sosok Perempuan Muslimah Inspirasi.

***

Pagi sekitar pukul 8.30 WIB, Nida tengah siap menyongsong hari yang penuh dengan ceria, tiba-tiba duka seketika kala mendengar kabar mengejutkan kepergian Sindy. Tersontak kaget dengan berderai air mata menetes di pipinya, matanya dipenuhi dengan rasa penyesalan tiada henti. Sampai kabar itu pula terdengar oleh Ovi yang saat itu sedang menanti Nida di rumahnya, katanya ingin mengantarkan uang bantuan untuk berobat Sindy.

Allah SWT berkehendak lain, dengan penuh cemas dan duka mereka berdua bertemu berpelukan di hiasi tangisan seorang gadis yang benar-benar kehilangan penerus generasi muslimah yang dinantikan.
“Teteh... aku benar-benar menyesal” Kata Nida sambil berlinang air mata di pipinya tiada henti
“Apa yang kamu sesali? Tak ada yang harus di sesali” Jelas Ovi
“Kalau saja dulu saya punya uang untuk membantu keluarga Meli cek up Sindy ke dokter mungkin saja Sindy sekrang masih..............”
“Hussst.. jangan ngomong seperti itu, Istighfar lah adiku... itu sudah kuasanya Allah SWT, semua sudah tertulis di Lauhul Mahfudz, tentang kematian seseorang semua karena takdir” Jelas Ovi
“Tapi teh???...”
Istighfar Nida, ... kamu harus ingat “Kullu nafsin dzaiqotul maut” Setiap yang bernyawa pasti akan mati (QS. al-Ankabut : 57)“ . Jelas Ovi agak bernada tinggi
“Tak ada yang perlu kita sesali dan niat kamu membantu itu pun tidak ada jaminan Sindy akan tetap hidup atau mati, saat ini yang kita harus lakukan adalah ikhlaskan semuanya dan doakan Sindy di alam sana semoga ia tenang dengan keridhoan disisi Allah SWT. Dan ia menjadi tabungan orang tuanya di akhirat nanti”. Lanjut Ovi

Akhirnya Nida sedikit tenang dan merasa sudah bisa menerima keadaan, bahwa kunci ikhlas adalah ridho dengan apa yang telah diberikan oleh Allah SWT, seperti apa pun keadaan kita ikhlas dan bersyukurlah karena setiap cerita islami penuh hikmah kita selama ini akan ada pelajaran yang bisa kita ambil untuk kehidupan kita.

Cerita Islami Penuh Hikmah Boneka Kucing Untuk Sindy


***

Tepat pukul 10.00 WIB Nida dan Ovi melayat kekediaman rumah duka, yang lumayan jauh dari tempat mereka menempuh waktu sekitar 1 jam lebih.

Terlihat gadis dengan berderai air mata tiada henti yang memakai kerudung hitam termenung sendirian di rumah duka. Teman satu kelas dengan Nida, namanya Melisha ‘Auliyah biasa di panggil Meli, kakak dari Sindy.

Cerita islami penuh hikmah kita, benar-benar merasakan suasana saat itu penuh dengan tangis dan air mata. Namun Ovi berusaha sekuat tenaga dan kepribadian ilmu agama yang luar biasa, ia memberikan obat hati yang terluka lewat tutur kata cintanya.
“Meli, sudah ya jangan tangisi kepergian adikmu, bersabarlah dan Ikhlaskan kepergian Sindy. Adikmu menyaksikan semua ini pasti akan merasakan hal yang sama, bahkan ruhnya saat ini amat sangat tersakiti karena tangisan kamu”. Jelas Ovi
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un”, Sesungguhnya adalah milik Allah apa yang Dia ambil, dan akan kembali kepadaNya apa yang Dia berikan. Segala sesuatu yang ada disisiNya ada jangka waktu tertentu (ada ajalnya). Maka hendaklah engkau bersabar dan mengharap pahala dari Allah. (HR Muslim)
Dari Anas ra, berkata: Rasulullah SAW bersabda:
Tiada seorang Muslim pun yang ditinggal mati oleh tiga orang anaknya dan mereka itu belum mencapai usia dewasa-yakni belum baligh, melainkan Allah akan memasukkannya dalam syurga dengan keutamaan kerahmatan Allah kepada anak-anak itu. (Imam Al-Nawawi Riyadh al-Shalihin)”. Lanjut Ovi menenangkan Meli

***

Singkat cerita islami penuh hikmah ini, jenazah Sindy sudah di kebumikan dan semua pelayat satu persatu meninggalkan pemakaman. Hanya 3 perempuan yang masih di makam kuburan Sindy mereka masih terdiam dan saling berdoa tiada henti sambil sesekali Meli masih saja meneteskan air mata memohon ampunan untuk adiknya.

“Kaka ingat kamu saat kamu bercerita soal boneka kucing yang kamu ingin di beliin kaka de, maafin kaka belum bisa membelikannya untukmu” Kata Meli di depan kuburan Sindy sambil memegang nisan.
“Kenapa Mel, dengan boneka kucingnya?” Tanya Nida
“Seminggu sebelum kepergian Sindy, ia sempat berpesan kepadaku untuk di belikan boneka kucing. Dan aku berusaha membelikannya meski aku gak punya uang lagi karena tabunganku sudah habis untuk berobatnya Sindy saat oprasi”. Jawab Meli
“Kenapa kamu gak bilang ke kita Mel” Saut Ovi
“Saat di kampus aku berusaha mencari pinjeman uang ke teman-teman termasuk Nida, namun mereka tidak bisa bantu, dan aku bingung harus pinjem ke siapa lagi, hanya doa dan usaha sampingan aku berjualan yang tidak seberapa”. Jelas Meli
“Sabar Mel, semua pasti ada cerita islami penuh hikmah dibalik semua ini”. Kata Ovi
“Oya Mel, dengan penuh penyesalan dan kata maaf yang kami sampaikan, aku dan Teh Ovi berniat ingin membantu kamu memberikan ini, dan ini semua rencana Allah SWT Mel, waktu kemaren saya belum di kehendaki untuk memberikan ini dan saat inilah Allah baru menghendaki memberikan kamu ini”. Saut Nida sambil memberikan amplop berisikan uang.
“Udah Nid, jangan... kemaren aku pinjem untuk keperluan berobat dan membelikan Sindy Boneka Kucing”. Tolak Meli
“Ini adalah hikmahnya Mel, kamu bukan hanya temanku, melainkan sahabatku bahkan saudari semuslimku. Aku paham kamu Mel! Aku masih ingat kata-kata kamu beberapa hari yang lalu, kamu bilang kamu mau cuti kuliah karena tidak punya uang bayaran semester kan?.... Kamu gak perlu cuti kuliah Mel, kamu bisa pake uang ini untuk bayar semester kamu, lanjutkanlah kuliahmu”. Jelas Nida
Subhanallah mungkin ini rencana Allah SWT Mel, disisi lain kita tidak bisa membantu Sindy adikmu, namun ijinkan kami membantu kamu Meli. Terimalah uang ini untuk biaya kuliahmu. Tak usah kamu kembalikan lagi uang ini, kami Ikhlas memberikan untukmu”. Saut Ovi
“Terimakasih banyak Nida, Teh Ovi, kalian perempuan muslimah yang sangat peduli dengan sesama, semoga Allah SWT membalasnya dengan balasan yang lebih”. Kata Meli sambil memeluk Nida dan Ovi.

Kemudian mereka bertiga meninggalkan makam Sindy.

***

Seminggu sepeninggalan Sindy, Meli baru bisa menetralkan perasaannya sejak kepergian Adiknya. Ia mulai aktif di kampus dan semangatnya belajar ia pun sering mengikuti kajian Islami pemateri Ovi di kelas perempuan inspiratif.

Bersambung...
____
Semoga Cerita Islami Penuh Hikmah Boneka Kucing Untuk Sindy, memberikan manfaat bagi pembacanya. Termakasih telah membacanya!
Ikuti terus Cerita Islami Nida dan Ovi di episode berikutnya hanya di Cerita Dejau.

Tentang Penulis:
Nama: Khaelani
Alamat: Cirebon
Hobi: Penulis, Produksi Musik
Facebook: Muhammad Abdillah

Cerita Islami, Sosok Perempuan Muslimah Inspirasi

CERITA ISLAMI, SOSOK PEREMPUAN MUSLIMAH INSPIRASI
Penulis: Khaelani

Disepertiga malam sekitar pukul 03.00 WIB suasana langit tak seperti biasanya, begitu terang benderang dihiasi bintang dan rembulan menghiasi langit, sepertinya penduduk langit ikut bertasbih memuji nama Allah SWT.

Memulai cerita islami ini Seorang gadis cantik jelita terbangun dari tidurnya sambil memuji kebesaran Allah SWT, dan bersyukur hari ini ia masih bisa Tafakur di sepertiga malam ini. Ia tersungkur di sajadah kesayangannya, dan berdoa sambil menetaskan air mata. Betapa ia merasa penuh dengan dosa-dosa yang setiap hari ia lakukan yang terkadang dosa-dosa kecil yang tanpa ia sadari, hanya mengharapkan magfiroh (ampunan) dari Allah yang dapat menenagkan hatinya, bermodalkan keimanannya ia terus berdizikir sampai fajar tiba (Waktu Shalat Subuh). Hampir setiap hari ia lakukan jika tidak halangan.

Pagi, sekitar pukul 07.00 WIB gadis jelita itu mulai melangkah melakukan aktivitas kesehariannya. Ia seorang mahasiswi Fakultas Tarbiyah Jurusan PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) di salah satu kampus Islam di kota Cirebon. Ia masih duduk di bangku kuliah semester 3, Namanya Nida Rakhmatul Ummah biasa di panggil Nida. Dalam cerita islami ini Ia gadis yang pandai sekali bernyanyi dan memainkan alat musik (Guitar). Ia pun pernah berprestasi juara lomba nyanyi sewilayah tiga Cirebon menjadi Juara pertama ketika masih di bangku SMA.

Tak lupa, kalau ia senang menyapa siapa saja di hadapannya dengan senyum manisnya, seperti menyihir pandangan setiap kali melihatnya. Sejak lahir memang ia di karuniai banyak kelebihan dan telah di takdirkan sebagai perempuan yang luar biasa dengan cerita islaminya dan banyak menginspirasi banyak orang terutama dikalangan para perempuan sebayanya. Ia senang sekali menghibur dan berabagi ilmu pada temannya yang kadang lagi galau, pusing karena tugas kuliah, bahkan sampai urusan tak punya uang, ia rela kalau uang tabungannya ia sedekahkan demi kepedulianya terhadap orang lain, bahkan seorang temanya bertanya kepadanya.
“Kenapa memberikan uang kamu Nida?, padahal itu uangmu cukup buat kamu sendiri”
“Saya senang membantu orang lain yang lebih membutuhkan dari pada saya, sekalipun saya yang gak punya uang” Jawab Nida.
“Bukannya, semampu kita aja ya kalau membantu orang lain? Kalau seperti kamu kesannya memaksakan diri lho”. Kata Temannya
“Disebutkan dalam hadis Nabi “Wallahu fi ‘aunil’abdi ma kanal’abdu fi ‘auni akhihi”, Allah tetap membantu hamba-Nya selama hamba itu tetap membantu saudaranya.” Jelas Nida
“Sebagai muslim, aku hanya ingin seperti yang di ajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dan senantiasa bershalawat serta mengamalkan apa yang di perintahkan dan dilarang. Nabi SAW mengajarkan kita untuk ”Itsar” yaitu mendahulukan orang lain dalam urusan dunia”. Lanjut Nida
“Masya Allah Nida, kamu memang perempuan Islam masa kini yang jarang aku temui”. Puji Temannya.

Hampir setiap saat ia lakukan seperti ini, jika memang ia tidak cukup uangnya untuk menolong orang lain, ia sendiri pasti akan rela berusaha mencari uang tambahan.

***

Diceritakan dalam cerita islami pada pukul 14.00 WIB dirumah sederhana dengan Interior asli Rumah adat Jawa Barat, selepas pulang kuliah Nida seperti biasanya menemui gadis yang sama jelitanya, kakak tingkat diatas Nida, gadis ini adalah sosok yang banyak pula menginspirasi Nida selama ini dan menginspirasi banyak perempuan lain sebayanya. Seorang sahabat yang sudah menganggap satu sama lain adik kakak saudari kandung. Siti Ropiatul Munawaroh yang biasa disapa Ovi. Kesibukannya kuliah dan selalu berdakwah serta berbagi banyak ilmu, dan pula mencontohkan bagaiman seorang perempuan muslim hidup di jaman modern ini, smart, stylish dan syar’i.

Siapa saja yang melihatnya pasti sejuk hatinya dan merasa nyaman karena sosok yang tak banyak perempuan saat ini memiliki sifat pendakwah dengan mengajarkan CINTA dan menggambarkan begitu mudahnya orang menggambarkan cinta seperti yang di ajarkan Nabi SAW. Ovi sangat bangga dengan agamanya dan cinta kepada Rasulullah SAW lebih dari dirinya sendiri. Hampir setiap saat detik hatinya selalu bershalawat kepada Nabi SAW. Latar belakangnya Ovi di lahirkan dari keluarga yang totalitas hidup mereka dakwah dan mendedikasikannya untuk umat. Sejak kecil Ovi selalu di ceritakan cerita cerita islami terutama suritauladan manusia paling sempurna di dunia ini yaitu Rasulullah SAW oleh ayahnya yang ia panggil Abah dan ibunya yang ia panggil Ummi.

Saat ini ovi sama seperti Nida sebagai mahasiswi di kampus yang sama, namun Ovi mengambil Fakultas Tarbiyah Jurusan Tadris Agama Islam, semester 7 yang sekarang disibukan oleh tugas akhir yaitu skripsi.

***

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh” Salam Nida sambil mengetuk pintu
Wa’alaikumusalam Warohmatullahi Wabarokatuh, subhanallah cantik baru saja teteh mau telpon kamu suruh kesini” Kata Ovi sambil membuka pintu dan berjabat tangan ala perempuan (cipika cipiki)
“Kaya ga seperti biasanya teteh ini, kan pasti kalau sempet setelah pulang kuliah aku pasti main tempat teteh” Jawab Nida
“Silahkan masuk,...” Ajak Ovi
“Kalau mau minum biasa ambil aja di dapur, teteh tadi buatin minuman kesukaan kamu” Lanjut Ovi

Singkat cerita islami, sambil duduk santai mereka berdua berbincang:
“Seperti biasanya Teh cerita islami kali ini apa yang mau teteh ceritakan?” Tanya Nida
“Kali ini teteh lagi engga bisa cerita cerita islami dulu ya, lagi pusing skripsi dulu” Jawab Ovi
“Kalau gitu Teh aku mau minta tolong boleh engga?” Kata Nida
“Mau minta tolong apa cantik? Insya Allah kalau teteh bisa bantu pasti bantu”. Jawab Ovi
“Gini teh uang bulanan aku abis, mau pinjem uang buat nunggu kiriman dari papah semingguan lagi”.
“Lahh kemaren teteh udah kasih uang buat seminggu, kata kamu juga alesannya sama buat nunggu kiriman”. Kata Ovi
Astagfirullah, alesannya salah” Jelas Nida sambil tersipu malu
“Tuhh kamu seperti biasanya ya, kamu pasti mau pinjem uang ke teteh buat nolongin teman kamu lagi yang lagi butuh uang?”
“Iya gitu teh, temen aku meli masih inget engga teh yang waktu itu aku cerita adeknya meli dioprasi.
Meli perlu uang katanya buat biaya adiknya yang mau berobat cek up ke dokter, kasihan meli dan orang tuanya kekurangan uang, kemaren aku sudah minta papah buat kirim uang tambahan buat bantu meli tapi masih kurang”. Jelas Nida
“Kurang berapa lagi?” Kata Ovi
“Sekitar 500 ribuan teh”
“Tapi uangnya teteh ada di ATM, Yasudah sekalian nanti teteh minta anter ke toko buku, cari cerita cerita islami dan buku As-Sirah An-Nabawiyah Ash-Shahihah, Muhawalah li Tahbiq Qawa’id Al-Muhadditsin fi Naqdi Riwayat As –Sirah An-Nabawiyah (Kitab Sejarah Nabi Muhammad SAW)”.
“Oke teh, makasih ya tetehku yang cantik dan baik hati”, Puji Nida

“Ohh.. iya teteh katanya mau telepon aku, engga seperti biasanya, ada apa sih teh” Lanjut Nida
“Ini Aa Ahmad katanya project kita yang waktu bikin video clip musik udah jadi, sekrang si Aa nya mau kesini mau ngasih file videonya” Jawab Ovi
“Owh iya tah teh? Alhamdulillah sekian lama kita nantikan akhirnya karya kita jadi juga” Sambil tersenyum dan memeluk Ovi tanda Nida sangat Bahagia.
“Iya, semoga dengan hasil karya kita lewat cerita islami dan video clip musik ini, saudara saudari kita menjadi lebih cinta lagi kepada Nabi Muhammad SAW” Tutur Ovi
Aamiin Ya Rabbal’alamin

Cerita Islami, Sosok Perempuan Muslimah Inspirasi

Tokk Tookk Tookk Suara pintu rumah terdengar.
Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh” Suara dibalik pintu
Wa’alaikumusalam Warohmatullahi Wabarokatuh”, Jawab serentak
“Aku yang buka pintu teh” Kata Nida

“Oh.. Aa Deden, ada apa ya A?” Tanya Nida
“Ini ada titipan dari Kang Ahmad” Jawab Deden itu sambil menunjukan kotak kiriman berwana putih
“Terimakasih ya A, kenapa Aa Ahmadnya engga kesini?” Tanya Nida
“Ia sedang ada perlu katanya mau ketemu ustadznya, karana ngedadak disuruh cepat kesana. Terus pas mau berangkat di jalan ketemu saya suruh nganterin ini” Jelas Deden sambil memberikan kotak kiriman

“Kalau begitu, karena amanah saya sudah selesai, jadi langsung pamit aja ya” Lanjut Deden
“Iya A sekali lagi terimakasih ya”
Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Wa’alaikumusalam Warohmatullahi Wabarokatuh”.

Selang beberapa menit sekitar pukul 15.00 WIB, terdengar kumandang adzan waktu pertanda shalat Asar tiba.

“Kita shalat Asar dulu yu baru kita liat file videonya” Kata Ovi

Shalat Asar telah mereka tunaikan kemudian mereka berdua membuka file videonya di leptop.

Singkatnya cerita islami ini, setelah melihat videonya.

Subhanallah seneng sekali rasanya teh punya karya seperti ini, semoga bermanfaat dan menginspirasi banyak gadis muslimah di luar sana” Reaksi Nida setelah melihat videonya
“Yang terpenting kita berkarya tetap bisa beribadah, memuji dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW juga kan Ibadah, "Innallaha wa malaikatahu yusholluna 'alan nabi. Ya ayyuhalladziina amanu shollu 'alaihi wa salamu taslima", "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat (memuji dan berdoa) ke atas Nabi (Muhammad SAW). Wahai orang-orang yang beriman berselawatlah kamu ke atasnya serta ucapkanlah salam dengan penghormatan kepadanya"
(Al-Ahzab: 56)”. Jelas Ovi
“Iya teteh, semoga kita termasuk dalam gologan orang-orang yang selalu bershalawat kepada Nabi SAW”. Tutur Nida
Aamiin Ya Rabbal’alamin, oya sekarang yu kita siap-siap berangkat ke ATM dan beli buku” Kata Ovi

Kemudian mereka berdua bergegas berangkat ke ATM dekat kampus dan ke toko buku langganan di Kota.

Bersambung...
____
Mau lihat clip video Musik Ovi dan Nida disini
Ikuti terus cerita islami mereka berdua di episode di Cerita Dejavu berikutnya

Tentang Penulis:
Nama: Khaelani
Alamat: Cirebon
Hobi: Penulis, Produksi Musik
Facebook: Muhammad Abdillah
Karya Tulisan 2015:
- Cerita Islami: Berinteraksi dan Komunikasi Jual Beli Menurut Syara’
- Cerita Islami: Ketentuan Melihat Aurat Facebook Bagi Kaum Lelaki
- Cerita Islami: Diskusi Diserambi Masjid Bagaimana Mengagungkan Ilmu
- Cerita Islami: Luangkan Sejenak Waktu di Bumi Untuk Shalat
- Cerita Islami: Basahnya Mandi Wajib dan Perkara Yang Mengakibatkannya
- Cerita Islami: Pesan Sykeh Nurjati Kepada Sunan Gunung Jati
- Cerita Islami: Berkahnya Sepertiga Malam yang Menyandu
- Cerita Islami: Shalat Istikharah Petunjuk Bagi Orang Yang Bingung
- Cerita Islami: Keindahan Pulau Mangrove Losari Jawa Tengah
- Cerita Islami: Obat Penyembuh Hati dan Fungsi Tujuh Anggota
- Cerita Islami: Keutamaan Belajar al-Quran Dimasa Anak-Anak sampai Dewasa
- Cerita Islami: Pengarang Kitab Fathul Qarib Terkenang Sepanjang Masa

Cerita Cinta: Debu, Hati, Dan Partikel By Aulia Rahmah

CERITA CINTA; DEBU, HATI, DAN PARTIKEL
Penulis: Aulia Rahmah

Aku tidak mengerti. Kenapa orang-orang berpikir bahwa cinta itu indah hanya di awal saja? Bahwa cinta itu menyakitkan? Padahal yang aku rasakan tidak seperti yang mereka katakan. Aku tidak merasa sakit meskipun dia tidak pernah merasakan apa yang aku rasakan, bahkan aku rasa dia tidak tahu kalau aku ini ada.

Seperti biasa aku selalu mengamati dia yang sedang bersenang-senang dengan imajinasinya dalam diam senyap. Matanya entah menerawang kemana, aku tak tahu. Rambut hitamnya yang indah melambai ditiup hembusan angin yang datang lewat jendela di hadapannya. Sepertinya Tuhan sedang tersenyum ketika menciptakan sosok itu. Lalu ia pun menyudahi aktivitas rutinnya itu, membuatku merasa kehilangan. Oh dear...

Jika aku sedang sendiri seperti saat ini, aku selalu teringat pada tingkah lakunya yang membuatku gemas. Caranya tertawa, kegemarannya untuk melamun, membaca, dan mendengarkan lagu-lagu cinta yang menjadi favoritku karena sering kudengar. I love all about her, trully madly deeply.

Hari sudah sore, bahkan sang surya sudah melambaikan tangannya dan berkata 'Sampai jumpa esok pagi' tapi dia belum pulang ke rumah. Tentu saja aku sangat mengkhawatirkannya, apakah ia baik-baik saja?

Pertanyaanku pun terjawab dengan kedatangannya yang sangat tiba-tiba itu. Aku terkejut bukan main ketika ia masuk kedalam kamarnya dalam keadaan menangis. Sungguh aku tidak tega melihatnya sesedih itu, dengan mata yang berlinang menumpahkan curahan hatinya dan suara tangisannya yang pilu mengiris hati.

Ada apa denganmu? Apa yang salah? Apakah ada orang yang telah menyakitimu? Banyak pertanyaan yang muncul di benakku. Ingin aku menghampirinya dan mengatakan 'Jangan bersedih lagi, ada aku disini' ataupun sekedar merengkuhnya dan menghapus air matanya. 

Jangan menangis lagi, cinta.
Cerita Cinta: Debu, Hati, Dan Partikel By Aulia Rahmah
Cerita Cinta: Debu, Hati, Dan Partikel By Aulia Rahmah

Cerita Lainnya:
- Kumpulan Cerita Cinta
- Kumpulan Cerita Sedih
- Kumpulan Cerita Romantis

Lalu terdengar suara tanda panggilan masuk di ponselnya. Seketika ia berhenti menangis dan mengangkat panggilan itu.

""Apa lagi, ro?"" Suaranya yang parau terdengar masam.

""......""

""Tapi kamu udah ngecewain aku ro, kamu it-""

""......""

""Yaudah kali ini aku maafin.""

""......""

""Iya. Love you too.""

Dan dari percakapan itu aku tahu bahwa dia sudah punya orang yang bisa disebut sebagai 'kekasihnya'. Aku sadar bahwa aku tidak mungkin dapat bersua dengannya. Tidak mungkin dia dapat mengenaliku sebagai orang yang pantas dicinta. Tidak mungkin. Karena aku tidak serupa dengannya. Aku tak punya apa yang disebut mata, hidung, tangan, kaki, bahkan hati yang orang bilang adalah tempat dimana cinta bersemayam. Seharusnya aku tidak bisa merasakan cinta apalagi patah hati, lalu kenapa sekarang aku dapat merasakannya? Ah, tuhan memang maha adil.

Dan pada akhirnya aku dapat menerima kalau aku hanya bisa mengawasinya dari sini, dengan pendirian tetap bahwa cinta itu tidak menyakitkan, yang ada hanya pilihan kita yang terkadang salah dan berakhir menyakitkan.

Di tempat yang diselimuti debu ini aku tersenyum dalam setiap partikel-ku. Aku bahagia meskipun hanya dapat melihatnya dalam diam, dan tak mengeluarkan kata-kata yang sebenarnya sangat ingin ku katakan. Hanya suara dentingan yang ku keluarkan, menemani setiap detik yang kulantunkan di ruangan ini. Sebagai jam dinding yang menghiasi dinding kamarnya.

Tentang Penulis:
Nama: Aulia rahmah
Tempat tanggal lahir: Bogor, 18 Desember 1998
Status: Pelajar SMA
Alamat: Bogor barat

Kumpulan Cerita Romantis Terbaru

Kumpulan Cerita Romantis Terbaru

Dua insan yang berbeda, bersatu dengan ikatan Cinta adalah hal yang sangat luar biasa di dunia ini. Ketika cinta telah bersemi dan bersemayam di dalam hati, apap pun kepahitan dan keburukan di dunia ini akan menjadi indah. Cerita-cerita romantis pun ikut serta menari bersamanya. Hanya orang yang beruntung bisa merasakan romatisnya cinta. Ia akan selalu bahagia menjalani hidupnya, langit yang mendung akan terasa sejuk dengan semilir angin sepoy-sepoy. Hujan yang deras akan menyejukan hangatnya cinta. Terik mentari akan bernyanyi hingga meneteskan keringat demi cinta. Tak terasa payah dan keluh sekali pun jika romantika cinta selalu tertanam dalam hatinya.

Cerita romantis dibawah ini yang akan mengupas lebih dalam bagaimana kehidupan romantika cinta. Yang sebenarnya romantika cinta itu tidak dapat di gambarkan lewat kata-kata. Namun dengan bercerita kita akan bisa membayangkan dan merasakan romantika cinta. Seperti apa romantisnya cinta. Padahal pasti selama kehidupan kita dari kecil sampai sekarang ini pasti ada romantika kehidupan, apalagi yang sedang berseminya cinta di dalam hatinya, pasti cerita romantisnya akan terasa dalam hati.

Tanpa harus menulis panjang lebar, langsung aja coba baca cerita romantis mereka yang ingin berbagi kepada kita semua, dari pengalaman pribadinya maupun pengalaman orang lain.

Kumpulan Cerita Romantis Terbaru
Kumpulan Cerita Romantis Terbaru

Kumpulan Cerita Romantis Terbaru


Semoga dengan cerita romantis diatas dapat membagi kebahagian kepada kita semua yang mungkin saat ini sedang di landa kerinduan untuk bisa merasakan kembali romantika kehidupan dan cinta romantis.

Ikuti terus situs cerita ini yang mengumpulkan berbagai cerita anak bangsa yang ingin membangun karyanya lewat rangkaian kata cerita pendek. Yang kami tampung sesuai ketentuan dan kriteria kami untuk bisa mempublish cerita nya di cerita dejavu.

Kado Terindah By Damayanti Childiesh

KADO TERINDAH BY DAMAYANTI CHILDIESH
Penulis : Damayanti Childiesh

Tidak seperti tahun-tahun kemarin, saat Keyla merayakan dengan meriah bersama sahabat-sahabatnya. Tahun ini keyla memilih merayakan malam pergantian tahun berdua saja dengan yuli, sahabatnya sejak kecil. Keyla lebih memilih merayakan pergantian tahun di rumah kost berduan dengan yuli. Ada beberapa alasan sehingga keyla merayakan pergantian tahun kali ini dengan suasana yang sederhana saja. Alasan pertama, karena ia memang sedang tidak berada dalam Mood yang tepat untuk bersenang-senang ria. Alasan kedua, keyla dalam kondisi Kanker (Kantong Kering) maklum kan tanggal tua jadi belum gajian. Alasan ketiga, keyla lagi Galau tingkat dewa gara-gara cowok yang dia taksir menghilang tanpa kabar. 

Sejak pukul 18.00 WIB, yuli sudah berada di rumah kost sahabatnya itu. Dia sengaja datang lebih cepat dari biasanya, karena dia ingin menghabiskan malam pergantian tahun lebih lama bersama keyla. Tiga jam sebelum pergantian tahun, keyla sudah sibuk mempersiapkan cemilan dan teh hangat untuk menjamu sahabatnya yang dari tadi setia menemaninya di rumah kostnya yang sepi. Sementara itu yuli juga sibuk mengutak-atik isi laci meja belajar yang tak lain isinya adalah koleksi CD film Horor kesukaan mereka berdua. Walau sifat mereka bertolak belakang, tapi hoby mereka yang suka nonton film horor itulah yang membuat Keyla dan Yuli makin akrab. Prakkkkkkkk,,,,,,suara gaduh yang sempat mengagetkan yuli yg sedang asyik memilih-milih CD film horor, tanpa pikir panjang yuli langsung beranjak dari tempat duduknya. Ia yakin suara gaduh itu bersumber dari ruang dapur yang letaknya tidak jauh dari kamar. 

Key.....kamu kenapa ? “tanya yuli sambil menatap mata sahabatnya yang sedang berkaca-kaca”. Aku ngak apa-apa kok yul, “jawab keyla dengan suara terbata-bata”. Yuli pun membereskan piring dan gelas yang pecah dan berhamburan di lantai. Key.....jangan nangis dong, ini kan malam tahun baru. Aku ingin malam tahun baru ini jadi malam yang paling berkesan dibanding malam-malam sebelumnya. “ucap yuli sambil merangkul keyla dan mencoba menenangkannya”. Suasana menjadi hening saat mereka berdua lagi serius memplototin film horor yang mereka nonton di dalam kamar. Cie.....cie....sweet...sweet......aduh romantis banget deh, Spontan yuli pun bersiul saat mendapati adegan romantis di film yang dia nonton. Disatu sisi keyla malah menangis saat melihat adegan romantis itu. Tiba-tiba yuli meletakkan kedua tangannya di pipi keyla dan mengarahkan wajah keyla tepat didepan wajahnya. Key.....aku tahu kok, kamu pasti punya masalah kan ? “tanya yuli dengan wajah penasaran”. Setidaknya dengan kamu curhat itu bisa mengurangi bebanmu walaupun hanya sedikit. 

Kado Terindah By Damayanti Childiesh

Lihat Cerita Romantis lainnya : Kumpulan Cerita Romantis

Akhirnya keyla pun menceritakan masalahnya pada yuli. Panjang x lebar curhatan keyla, yuli hanya mengangguk dan sekali-kali memberi nasehat singkat. Yuli menarik kesimpulan, ternyata pokok permasalahan keyla bersumber pada cowok yang bernama MIKO. Cowok yang awalnya dia kenal lewat jejaring sosial facebook terus mereka ketemuan dan Keyla pun jatuh cinta pada pandangan pertama. Yuli tahu betul sifat dari sahabatnya itu. Keyla paling sulit untuk jatuh cinta sama seseorang tapi, kali ini yuli juga heran kenapa sahabatnya itu bisa langsung jatuh cinta pada cowok yang baru dia kenal. Key......seandainya si Miko ada didepanku, kutulis deh di jidatnya (kalau cuma datang untuk numpang lewat, mending ngak usah datang deh. Ini hati.....bukan Halte Bus ) “ucap yuli sambil menghibur keyla dengan gurauan ngaco”. Keyla pun akhirnya ketawa ngakak kegirangan mendengar gurauan sahabatnya yang terkadang naluri pelawaknya tiba-tiba muncul. Ahhhhh.......kamu yul, bisa aja deh “ucap keyla sambil tersenyum manis pada yuli”. Tak terasa waktu pun terus berlalu, menit-menit malam pergantian tahun semakin mendekat. Sambil melihat jam dinding keyla dan yuli pun menghitung mundur, 5...4...3...2...1 prikkkkk,,,,prukkkkkk,,,prikkkkk Selamat tinggal 2013, selamat datang 2014, Selamat Tahun Baru. “ucap Keyla dan Yuli secara kompak setelah mereka meniup terompet”.
*************************

Seminggu berlalu setelah malam pergantian tahun baru, Keyla akhirnya bisa sedikit mengubur rasa cintanya pada Miko. Keyla lebih memilih menyibukkan diri dengan tugas-tugas dari kampus. Sesekali Keyla hang out sama teman-teman kuliahnya dan tak jarang keyla pergi karokean bareng yuli. Pernah suatu hari saat keyla dan yuli jalan bareng di suatu pusat keramaian, keyla ketemu dengan mantan pacarnya. Kebetulan saat itu sang mantan pacar jalan sendirian, yuli pun iseng ngajak jalan bareng dan ternyata si dewa setuju. Aku tahu pasti yuli sengaja ngajak dewa untuk jalan bareng supaya dia bisa ditraktir, dasar tuh anak kalau ada maunya “ucap Keyla dalam hati sambil tersenyum kecil pada dewa”.

Sejak pertemuan antara Keyla dan Dewa saat itu, dewa sering menelpon Keyla. Sekedar tanya kabar lah, sekedar miscol lah, Sms, dan bahkan ngajak Keyla balikan malah. Tapi sayangnya Keyla masih fokus untuk menata hatinya dan berusaha untuk melupakan Miko. Capek ditolak melulu sama Keyla, akhirnya dewa merubah haluan untuk mendekati yuli. Lagi-lagi Dewa mendapat penolakan dari yuli terpaksa dewa kabur dari dua sahabat sejati yang sempat dia dekati. 
*************************

Keyla melongok keluar jendela rumah dan menikmati indahnya senja saat itu. Langit yang berwarna keemasan dan semilir angin sepoi-sepoi membuat Keyla semakin terhanyut dan terbawa suasana. Miko......itukan miko “ucap keyla sambil menunjuk seseorang  yang dia maksud dengan ekspresi wajah penuh keheranan”. Apa aku salah liat yah ? “ ucap Keyla sambil menepuk-nepuk pipinya”. Auuuuuhhh.....sakit, kayaknya aku ngak  bermimpi deh. Itu  memang Miko, tapi cewek yang ada disampingnya itu siapa yah ? “ucap keyla dengan penasaran bercampur rasa cemburu melihat cewek yang berada disamping Miko”. Keyla pun beranjak keluar kamar untuk mencari keberadaan Miko yang telah lama ia rindukan. Ketika Keyla membuka pintu, tiba-tiba............sureprise selamat ulang tahun Key. “ucap yuli sambil memeluk Keyla dengan erat”. Met ultah yah sayang, wish u all the best. Sory agak telat ngasih ucapan selamatnya, maklum lagi ada misi rahasia yang harus aku selesaikan ini hari. 

Belum sempat Keyla berkomentar, yuli langsung menarik keyla dan menutup matanya. Yul....apaan sih kok mataku pakai ditutup segala ? “ucap keyla dengan penasaran”. Key.....sekarang coba deh kamu buka mata kamu, tiba-tiba sosok yang selama ini ia rindukan berada tepat didepannya. Keyla.........Will You Marry Me ??? “ucap Miko sambil menatap mata keyla yang dari tadi tidak berkedip karena masih kaget melihat kedatangan Miko yang begitu mendadak”. Maaf....kayaknya aku tidak bisa. Kenapa key......alasannya apa ? “tanya Miko dengan penasaran”. Sementara itu Yuli yang berdiri di dekat mereka berdua menjadi penonton setia yang merasa sedang menonton Film Drama percintaan yang paling romantis sedunia. Maaf......tapi aku memang tidak bisa menolak permintaanmu Miko, aku mau banget malah menikah denganmu. “ ucap Keyla tersipu malu sambil memegang tangan Miko”. 

Katanya ngak bisa, ternyata ngak bisa menolak toh. Padahal rencana ini sudah aku susun dari 1 bulan yang lalu loh bareng Miko. Untungnya berjalan dengan mulus dan berakhir dengan bahagia. “ucap Yuli panjang lebar saat melihat rona kebahagian yang terpancar di wajah sahabatnya itu”. Ohhh.......jadi ini rencana kalian berdua yah ? “tanya Keyla sambil melirik Yuli dan Miko secara bergantian”. Maaf Key....jangan salahkan Miko, ini ide aku. Aku sengaja menyusun rencana ini sebagai KADO TERINDAH yang paling berkesan di hari Ulang Tahunmu. Tapi jujur aku juga ngak nyangka kalau ternyata Miko sampai ke tahap yang lebih serius seperti yang dia ucapkan barusan. “jawab Yuli sambil tersenyum manis pada Keyla”. Keyla begitu terharu dengan kebahagian yang diberikan oleh sahabatnya, ia langsung memeluk Yuli. “Makasih Yul....kamu memang sahabatku yang paling baik sedunia. Jujur aku lupa kalau hari ini adalah hari ulang tahunku, mungkin karena kebanyakan mikirin Miko”. 

Tentang Penulis:
Damayanti, S.Pd. , Lahir pada tanggal 13 Januari 1987, kunjungi aku di akun facebook Damayanti Childiesh yah dan akun twitterku di @ChildiDamayanti

Kumpulan Cerita Keluarga Terbaru Karya Anak Bangsa

Salam Cerita sahabat Dejavu.....

Siapa yang membuat kita semangat untuk hidup sejak kecil?
Siapa yang mengajarkan kita tahu baik dan buruknya dari kecil?
Siapa orang-orang yang lebih peduli kepada kita sejak kecil?
Siapa dan siapa......????

Tentunya kita tahu jawabanya! “KELUARGA
Bertepatan dengan keluarga, kami akan menyajikan cerita keluarga yang penuh dengan motivasi untuk kita. Tanpa kita tahu kalau ternyata setelah kita bisa seperti sekarang ini adalah karena keluarga dan diantara kita pasti memiliki cerita keluarga yang berbeda-beda. Ada yang memiliki cerita yang sedih dan mengharukan serta ada pula yang memiliki cerita yang bahagia.

Karena keluargalah kita bisa seperti ini, dan tanpa kita sadari orang yang selalu ada buat kita dan peduli kepada kita siapa lagi kalau bukan keluarga. Lantas, apakah kita melupakan cerita keluarga kita dulu?

Mungkin dianantara kita ada yang tidak seberuntung kita yang sejaka kecil ia tidak memiliki keluarga, tapi jangan salah... lahirnya keluarga bukan hanya dari keturunan darah daging saja melainkan ia yang orang lain pun yang peduli lebih terhadap kita ialah keluarga kita.

Sahabat dejavu yang memiliki cerita keluarga yang perlu di publish, silahkan share melalui situs ini... semoga kami bisa membantu mempublish cerita sahabat ke media yang telah kami sediakan.

Kumpulan Cerita Keluarga Terbaru Karya Anak Bangsa

Diantaranya cerita keluarga:


Berbagai macam cerita yang kami sajikan adalah karya asli anak-anak Indonesia yang secara tidak langsung turut meramaikan kemajuan sastra Indonesia berawal dari kita.

Semoga dengan cerita-cerita tersebut bisa memberikan nilai positif untuk sahabat penulis dan pembaca. Terimakasih banyak kepada para penulis yang telah sedia berbagi cerita keluarga melalui situs Cerita Dejavu. Kami mengijinkan sahabat untuk menshare cerita-cerita disitus ini dengan catatan ijin terlebih dahulu di kolom komentar dengan bahasa yang baik.

Bagi yang ingin mempromosikan tulisannya silahkan isi fromnya di menu Kirim Cerita

Cerita Cinta: No More By Niswatin Amalia

CERITA CINTA: NO MORE
Penulis: Niswatin Amalia

Sewaktu kau bertanya “apakah kau mau menjadi pacar ku?”. “uhuukks” Aku tak kuasa menahan tawa ku mengingat betapa lucu nya sikap mu kala itu, aku hanya menggeleng lalu mendongak kan wajah ku ke paparan luar lapangan untuk sekedar melihat pesona idola ku. Bisa ku lihat wajah manis mu tiba-tiba langsung mempoutkan bibir cemberut dan segera bertanya alasan ku menolak mu. “kenapa enggak mau” aku hanya terseyum lalu dengan segera menjelaskan bahwa kita bersahabat dan mustahil jika itu menjadi cinta. “Jika kau merasakan hal yang beda, disaat itu mungkin saja kamu menyayangi ku karna kita berteman” ucap ku. Namun seiring waktu berjalan... ku bisa dengan tulus merasakan debaran saat bersama mu, aku takut. Aku takut jika aku bisa karma atas ucapan ku saat itu. Apa mungkin aku merasakan hal yang sama saat kau mencoba menyatakan cinta untuk ku. Setiap hari aku bertanya pada gelapnya malam. Bertanya dengan sahabat ku apakah ini cinta. Saat kau mencoba menggenggam erat tangan kiri ku, aku hanya bisa menolak halus tanpa menyadari bahwa jantung ku merespon dengan beda. Dan mulai saat itu lah aku baru menyadari sesungguh nya aku memang mencintai mu. Tapi bagaimana dengan idola ku? Dia, kakak kelas yang selama ini ku kagumi sekaligus ku incar di setiap hari nya, apakah aku harus mengakui bahwa ia bukan cinta sejati ku, tapi dia. Sahabat dekat ku? 

Sampai waktu tiba. Waktu dimana aku menyadari letak kesalahan ku, letak kekhawatiran ku. Letak di saat aku telah merasa nyaman saat bersama ku, namun cinta datang terlambat. Ternyata kau merubah sikap mu, sikap yang selama ini tak pernah ku bayangkan, mengacuhkan ku dan bahkan lupa ucapakan mu yang selalu ku ingat, kau pergi dengan nya, bersama nya, tapi disini aku akan tetap bertahan walau terkadang aku menyadari posisi ku dan ada waktunya aku memang benar-benar pergi meninggalkan mu... 

Sinopsis :
 Cinta adalah seorang gadis berpostur mungil dan imut, walau tergolong cewek yang tidak populer di sekolah nya, terkadang dalam diam banyak laki-laki yang menyukai nya. Wajah nya yang dingin dan menyejukkan jiwa, dengan senyum merekah yang selalu ia lontarkan kepada siapa pun mampu membuat Niki temen sekelas nya diam-diam menyimpan perasaan pada nya, kala itu Cinta sedang giat-giat nya menyukai kakak kelas bernama Vian, bukan hanya tampan si kakak juga jago main basket, dengan banyak penggemar cewek, Cinta tak gentar dan terus mengejar si kakak, walau akhirnya ia tahu orang yang selama ini selalu di samping nya adalah Niki bukan Vian, namun ada gejolak dilema menghujam hati nya, memilih Vian yang jelas-jelas tak mencintai nya atau menerima Niki sahabat nya yang sudah dimiliki orang lain. Putus asa sempat ia rasakan, sampai akhirnya ia tahu bahwa karma dalam cinta berlaku untuk nya. Dengan bantuan sahabat nya karin dan Raka, ia mencoba tegar walau akhirnya ia terjatuh juga, walau lamanya waktu ia bisa berhenti mencintai Niki, tetap saja Niki selalu menjadi bayang-banyang gelapnya dan tak akan pernah hilang, sampai detik ini. Karna cinta yang ia rasa bukan lah cinta biasa~

At School ( the first day)
‘kring! Kring! Kring!’ bel masuk sudah berbunyi, dengan kencang Cinta melancarkan aksi lari nya bagaikan atlet pelari sungguhan. Dengan napas yang sempoyongan ia sampai di kelas dengan selamat dan bahkan belum telat, karna waktu masih tersisa 5 menit saat guru masuk jam pelajaran pertama. “selamat , selamat” ucap nya dan mengelus dada dengan sedikit napas yang masih ngos-ngosan. 
“Cinta, kamu tumben telat, mos kemarin kamu cepet banget masuk” tanya Karin teman sebangku nya heran.
“Ada insiden kecil yang tak bisa ku jelaskan” jawab Cinta masih dengan jantung yang berdebar.
“insiden apa?” tanya Karin semakin heran dan keponya.
“ini aib lho” ucap Cinta bicara tanpa memandang Karin karna sibuk mengeluarkan buku matematika nya di dalam tas.
“aib apaan?” Karin semakin ingin tahu. Di bisikkan nya karin dengan cepat, “aku lupa hidupin jam bekker ku, jadi nya telat bangun, eh malah mimpi yang enggak-enggak, dan aku ngompol” ucap Cinta pelan sambil menahan malu di wajah nya. “bwahaahah” Karin tertawa lumayan kencang dengan cepat membekap mulut nya yang sudah membuat teman-teman di sekeliling nya melihat tingkah konyol nya itu. Dengan satu tepukan jidat, Cinta bergumam pelan sambil mengabil jari kelingking Karin yang ia pautkan di kelingking nya. “janji ini rahasia kita berdua lho” keduanya tertawa dan dan tersenyum, mengingat jam pelajaran sudah di mulai keduanya fokus dan memperhatikan Bu Amira yang sedang menjelaskan pelajaran Metematika dengan khusuk. 
*** 

Cinta masih fokus dengan Novel yang ia baca, tanpa menghiraukan orang disekeliling nya ia masih tetap fokus walau banyak nya teman-teman yang lalu lalang sekaligus berisik terus saja sedikit mengusik pikiran nya. Dengan wajah dingin cewek itu tetap pada pendirian nya, walau terkadang ia bosan mendengar deruan ocehan teman-teman cowok nya yang sibuk bermain bola kaki di dalam kelas. Dasar gila! Sinting! Edan!. Sela nya dalam hati, “masak main bola di kelas, kalau mau main ya dilapangan dong” gumam nya lagi berbicara dengan nada yang pelan sehingga tak menimbulkan suara yang berarti. Suara teman-teman cewek nya pun tak kalah hebat, ada yang lebay-lebay minta perhatian dan terus saja menggoda cowok manis, menjulang tinggi bagaikan menara effiel menurut Cinta karna ia mesti mati-matian mendongak ke atas jika harus berurusan dengan cowok itu, Niki nama nya. Walau banyak cewek yang mengidolakannya di dalam kelas maupun di luar kelas, tapi tidak dengan Cinta, cinta menganggap itu persetan soal Cinta pada pandangan pertama, ia merasa biasa-biasa saja dengan Niki, malah ia sangat geram terhadap cowok itu. “apa istimewa nya sih dia itu, gantengan juga ayah ku dirumah” sela nya sambil terkikik kecil saat-saat paragraf terakhir novel yang ia baca hampir selesai. Selesai! Ia bergeram kencang sambil menguap lebar, mata nya sedikit perih karna harus berhadapan dengan tulisan yang sebegitu banyak nya dan tebal. Berpapasan dengan selesai nya ia membaca novel, bel masuk pun berbunyi. Ia menghela napas panjang dan melihat karin menghampiri kursi mereka dengan es jeruk di tangan nya. 
“ini buat kamu ca” kata karin sambil menyodorkan minuman segar di hadapan Cinta.
“thanks Rin, ngomong-ngomong kemarin kita ada tugas Ips buat keliping?” tanya Cinta sambil menyeruput es jeruk nya kencang dan sampai habis.
“keliatan haus banget yah, maaf telat bawa nya tadi. Aku ke perpus dulu. Tugas Ips itu, lusa udah di kumpul Ca” gumam karin sambil berpangku dagu nya di atas meja.
“hu’um haus banget! Ehh-buset lusa udah di kumpul, mati aku Rin. Aku belum ngerjain” timpal Cinta dan duduk dengan gelisah di bangku sesekali menampar-nampar lengan Karin pelan. 

“ngerjain bareng aku aja, aku juga belum kok” Cinta menghembuskan nafas lega nya sambil tersenyum. “akhirnya punya temen seperjuangan” ucap nya lalu beranjak dar kursi nya untuk membuang kantong plastik sisa es jerut nya yang sudah habis tadi ke tong sampah. Ketika keluar, seperti biasa suasana tampak ramai dengan siswa yang lalu lalang keluar masuk kelas karna gak ada jam pelajaran. Mungkin guru-guru emang lagi pada rapat sehingga para siswa dengan leluasanya berjalan di area depan kelas. Sekelebat penampakan yang tak henti nya membuat Cinta dengan ragu membalikkan kepala nya menghadap si penampakan yang di duga-duga mampu membuat nya tertarik. Kakak kelas tampan, manis dengan postur yang lumayan menurut nya. Sedang lari-lari sambil mengoper bola basket dengan semangat nya! Dengan yel-yel dan teriakan yang terus memuja nya, Cinta yakin kakak yang membuat nya tertarik kali ini adalah sosok yang populer di sekolah nya, cewek-cewek terus saja berteriak saat ia mulai sukses memasukkan bola ke jaring. Cinta ikut tersenyum melihat nya membayangkan betapa keren nya kakak kelas itu jika nanti jadi pacar nya.

“eh ngaco! Menghayal kok tinggi-tinggi, nanti kalo aku jatuh sakit nya tuh disini” Cinta bergumam sendiri sambil menirukan gaya-gaya anak alay jaman sekarang, dengan terkik kecil ia lalu berbalik badan dan berniat untuk balik ke kelas nya. Berpapasan dengan Niki teman sekelas nya, keduanya tak sengaja bertatapan tajam meningat Cinta begitu sangat membenci Niki, Niki pun hanya membalasnya dengan senyuman. Cuihh! Sok senyum! Desir Cinta dalam hati. Ia akhirnya berjalan cepat sebelum Niki dapat membaca pikiran nya. 
*** 
Tak terasa waktu begitu cepat berputar, masa SMA yang indah untuk di lupakan. Kini tak terasa Cinta sudah merasakan 6 bulan terakhir belajar di SMA harapan bangsa. Ia berbaring malas di kasurnya, mengingat bahwa waktu tak dapat di tebak dan diremehkan begitu saja. Rasanya 6 bulan itu baru 1 hari ia lewati. Namun dengan semangat yang membara Cinta yakin semua nya akan baik-baik saja dan ia siap melewati apapun yang terjadi dengan dirinya dan juga hatinya. 
*** 

Cerita Cinta: No More By Niswatin Amalia

Cerita Cinta Lainnya: Kumpulan Cerita Cinta

Jam dinding pink bermotif kupu-kupu merangkai indah di dinding kamar nya, jam menunjukkan pukul 10 malam lewat. Biasanya ia akan tertidur pulas di saat jam begini, namun ia bingung dengan hati nya. Nama seseorang terus saja melintas dipikiran nya. Vian! Vian, dengan merdunya nama itu bersenandung sendiri di benak nya. “huuhh! Ada apa sih dengan pikiran ku, kenapa mendadak enggak bisa tidur begini, kalo ingat kak Vian masukin bola basket ke jaring waktu itu” ia terus meronta-ronta di kasur nya. Ia mencoba memejamkan mata nya pelan dan menghembus napas panjang. Berdoa dalam hati supaya tidur nya nyenyak dan mimpi yang indah. 1 jam kemudian, baru ia bisa benar-benar dengan tenang nya membenamkan mata nya dengan pelan. Walau hati nya terus berteriak kak Vian, tapi mata nya terasa berat dan akhirnya tertidur pulas...

“aaaahhhaahh” Cinta berteriak kencang saat meyadari hari sudah pukul 6 lewat 15 menit. Ia segera meloncat dengan cepat di atas kasur nya menuju kamar mandi. Ia terus saja mengoceh tak jelas dan menyalahi ibu nya yang tak membangunkannya. Selesai mandi Cinta dengan cepat menyelami ibu nya dan tak sempat sarapan. “udah telat bu! Caca makan di kantin aja” sela nya dan berlari menuju teras rumah. 

‘Tin! Tin! Tin!’ deruan suara klakson terdengar di depan pagar rumah nya, Cinta yang melakukan aktivitas memakai sepatu, harus mendongak ke depan untuk melihat siapa yang bertamu sepagi ini. “Niki” ucap nya setengah berteriak dan kaget. Dengan cepat di ambil nya tas dan juga berlari pelan menghampiri sang pengendara motor dengan helm yang menutupi kepalanya. “berangkat yuk! Biar ku antar, hari ini special edision buat jemput si mungil” dengan senang Cinta menganggung pelan, untung kali ini Niki berbaik hati untuk menjemput nya dan menjadi penyelamat atas keterlambatannya. Di perjalanan Cinta hanya berdiam diri tanpa berani memulai pembicaran, ia terlihat gugup! Dulu ia memang sempat membenci Niki dengan alasan yang tak logis, kini entah mengapa seiring berjalannya waktu rasa benci itu mulai mencair keluar di hatinya. Niki yang selalu berbaik hati tersenyum dan juga ingin dekat dengan nya, membuat Cinta tak mempunyai alasan untuk membenci cowok semanis Niki. Walau ia tetap mengakui Niki tak ada bandingan nya dengan Vian. 

“pegang yang kenceng, kalok jatuh aku bisa di tuduh ngelukain anak orang” dengan pasrah Cinta mengikuti gerak tangan Niki yang menarik tangan nya untuk melingkari pinggang Niki dengan kencang. Cinta semakin bingung di buat nya. Ok. Aku gak mungkin cinlok lah! Desir nya dalam hati. 
*** 

Cinta terus terpingkal sesekali memegangi perut nya yang sakit karna tertawa, hari ini wali kelas mereka memberi tahu jam belajar yang tak efektif karna guru-guru banyak yang pelatihan, dan otomatis mereka enggak belajar sama sekali. Cinta dan Karin malah kumpul-kumpul gak jelas dengan teman cowok di kelas mereka. Niki, Raka, Randy dan Chiko terus menggoda Cinta sesekali membawa-bawa nama kak Vian untuk menertawai nya. Ada rasa yang beda, Niki dengan cuek nya tak menanggapi omongan Raka yang terus menggoda Cinta dengan kak Vian. Ada rasa cemburu membakar hati nya, rasa yang tak ia ingin dengarkan. Dengan geram dan wajah yang datar. Ia berangkat dari bangku nya dan hendak berjalan keluar. Semua nya tertawa bersamaan, saat melihat Niki ingin pergi semua nya terdiam. Cinta yang melihat Niki memendam merah di wajah nya, dengan cepat menarik tangan Niki dan berbalik menghadap Niki. 

Mata itu ... aku gak sanggup! Niki berucap di dalam hati sambil memandang raut wajah Cinta yang kebingungan melihat tingkah aneh nya. 

“kamu mau kemana?” tanya Cinta dengan mata yang berbinar menatap Niki dengan acuhnya memalingkan wajah menghadap sisi lain.
“kamu marah sama aku!” tanya nya lagi yang tak di jawab Niki. Namun dengan berat Niki memalingkan lagi wajah nya menghadap mata yang berbinar itu. “gak marah kok! Keluar sebentar buat cari angin segar, mau ikut!” Niki tersenyum lembut, Cinta mengangguk pelan menyetujui ajakan Niki. Mereka berjalan berdampingan keluar kelas.
“temen kita yang satu itu(Niki) lagi kasmaran sama si Cinta kayak nya” tuduh Chiko sambil mengeritkan kening. Karin, Randy, dan Raka hanya tersenyum melihat nya...
***

“emang udah suka banget sama kak Vian?” Niki membuka percakapan untuk keduanya, Cinta hanya memandang lalu tersenyum mendengar nya.
“iaa.. kalok aku suka emang nya kenapa?” Cinta balik bertanya sambil menunjuk bangku taman di belakang sekolah untuk di duduki keduanya. 
“kalok aku cemburu gimana?” Niki balik bertanya dan sukses membuat Cinta membulatkan mata bundar nya kaget, sambil menahan tawa Cinta terus saja memukuli lengah Niki dengan manja.
“jangan suka bercanda deh! Ginini gara-gara sering ngelawak di kelas, jadi di bawa-bawa kalok ngobrol sama aku” Niki menampakkan wajah datar nya dan cemberut. Lalu ia tersenyum dan sesekali mengusap harus rambut Cinta dengan perasaan. 

Nanti ada saat nya kamu tahu perasaan ku Ca! desir Niki dalam hati. Lalu segera menarik tangan Cinta untuk balik dan menuju kelas!
*** 

Seperti biasa kegiatan di kala itu tak berhenti sebentar. Niki dengan semangat nya menjemput atau sekedar mengantar Cinta untuk pergi dan pulang sekolah, keduanya banyak menghabiskan waktu bersama sebagai sahabat. Niki lebih terlihat senang dari biasa nya, bersama Karin dan Raka mereka kadang jalan bareng, walau Cinta lebih terbilang tak perduli dengan kesenangan itu. Ia masih tetap menantikan first love nya kak Vian. Ia menganggap tak lebih dengan Niki, ia hanya ingin satu orang yang ia harapkan, laki-laki keren yang tak tahu menyukai nya atau tidak. Terkadang juga ia memaklumi kesenjangan Niki pada nya, ia menganggap itu lumrah untuk seorang sahabat. 

Pagi itu terlihat asyik-asyik saja di sekolah, pelajaran pertama mereka lewati dengan biasa nya, namun kali ini ada yang beda. Pada siswa banyak yang berpindah-pindah tempat duduk, begitu juga dengan Cinta. dengan terpaksa ia melakukan keinginan Karin untuk duduk berbarisan dengan Raka dan Juga Niki. “Rin, kenapa harus pindah-pindah sih, aku jadi gak bisa liatin kak Vian main basket tahu” Cinta merengek dan terus cemberut. Dengan tangan yang dilipatkan ke perut nya, ia membolakkan mata bulatnya kearah lain setelah Karin tak merespon keluhannya. “dasar nyebelin!” ucap nya lagi dan lebih memilih untuk mengisi tugas biologi yang tertera di papan tulis, karna hari ini Bu mita gak dateng jadi mereka di kasih tugas buat mencatat. Niki menghampiri bangku Cinta dan menyeret bangku nya untuk duduk bersebelahan dengan Cinta. 

“kenapa cemberut! Cantik nya ilang lho” Rayu Niki yang seketika mencairkan suasana. Cinta tertawa lepas dan kembali menatap papan tulis di depannya dengan saksama. Merasa di perhatikan, Cinta menghentikan kan aktivitas menulis nya dan berbalik melihat Niki yang memperhatikannya. “kenapa liatin aku segitu nya, ada upil yang nempel?” tanya Cinta dengan polos sambil memegangi kedua pipinya dengan kedua telapak tangan nya. 
“ehh! Enggak kok. Akuu...” 
“apa?” Cinta bertanya sambil membaringkan kepala nya miring menghadap Niki yang kebingungan mencari alasan. 
“apakah kamu mau jadi pacar ku?” dengan cepat Cinta mengangkat kepalanya dan bengong seketika.
“uhukkss, apa aku gak salah denger” sela Cinta tersedak pelan mendengar penuturan Niki yang mengejutkan dirinya. Melihat wajah Niki yang memerah, Cinta tertawa pelan sambil memukul-mukuli keningnya dengan ujung pulpen. “aku gak abis pikir sama kamu Niki” kata nya sambil tertawa pelan kembali. 
“kenapa? Gak mau” tanya Niki dan membuat Cinta menghentikan aktivitas tawa nya.
“jika kamu merasakan hal yang beda, disaat itu mungkin saja kau menyayangi ku karna kita teman”
“ini beda Ca, jangan bilang kamu masih ngarepin kak Vian yang gak sama sekali tahu kamu” wajah Niki memerah mendengar ucapan Cinta, bukan karna malu tapi karan kobaran marah menyentuh dadanya. Ia menarik napas panjang lalu menggenggam tangan kiri cewek mungil yang menunduk kecewa itu. 
“aku suka kamu Ca, aku pengen kita jadian. Aku gak mau terus-terusan Cuma dianggap sebagai sahabat kamu ca. Aku Cuma pengen bersama mu, itu saja” Niki tak ingin mengeluarkan air mata nya dengan manja, ia menahan bening hangat itu untuk tidak keluar, tak ingin Cinta tau kelemahan nya atas nama cinta yang ia rasakan. 
“aku sayang kamu, karna kita bersahabat Niki. Aku gak mungkin ngelakuin itu, karna aku suka sama kak Vian” air mata mulai jatuh di pipi manis nan halus milik Cinta. Ia menatap mata redup milik Niki, tak sanggup mengalihkannya, mata redup itu terlanjur kecewa karna nya.
“maafin aku” gumam nya lagi dan mengusap air matanya dengan pelan, kemudian ia beranjak dari kursi yang ia duduki. Meninggalkan kedua mata redup yang lemah itu, Niki hany adapat tersenyum pahit mendengar dirinya ditolak hanya dengan laki-laki pemain basket itu, Cinta gak tahu kalok kak Vian sudah memiliki kekasih dan malah tak pernah memikirkannya, Niki lah yang selalu ada untuknya bukan kak Vian, tapi kenapa Cinta malah dengan mudahnya menyebut kalau dia lebih mencintai kaka Vian ketimbang Niki. 

Aku menyerah Ca, jangan menyesal di saat aku enggak ada nanti! Dengan amarah yang membanjiri denyut nadi nya, Niki keluar berniat ingin keluar kelas atau bolos dan apalah itu untuk menenangkan pikiran nya. Ia berjalan dan melewati Cinta yang menatap nya penuh dengan minta maaf dengan lajunya, tanpa melihat kearah Cinta ia memalingkan mata nya menatap kedepan dan melangkah untuk memulai yang baru, dan bisa mencintainya dengan tulus. Melihat itu, tiba-tiba ada rasa bersalah menghujam dada Cinta. Ia memegangi kepalanya yang tiba-tiba saja pusing saat melihat tingkah Niki yang berubah hanya Cinta menolaknya dengan halus. Kayak anak kecil! Di tolak malah benci! “Semua cowok itu emang egois yah” Cinta bergeram marah dan membenamkan wajah nya diantara tangannya dan menunduk menyentuh meja. “persahabat ku tak semulus yang aku harapkan” ....
*** 

3 bulan sudah waktu berlalu, Cinta masih dengan setia nya mengharapkan rasa suka nya di balas oleh kak Vian. Akhir-akhir ini ia lebih sering merasakan pusing dan sesak melanda tubuhnya. Terkadang saat mengingat Niki mengacuhkan nya, rasa sakit itu menjulur keluar begitu saja di dadanya. Senyum pun tidak, apalagi sekedar menyapa dirinya seperti dulu. Tak ada lagi yang ingin menjemput nya atau mengantarkannya pulang, mengingatkan nya untuk memegang pinggang Niki agar tidak terjatuh. Menghiburnya di saat sedih. Perasaan rindu itu baru ia sadari bahwa ternyata ia memang benar menyayangi cowok jangkung itu. 

“apa ini karma?” ia bergeram frustasi dan mencoret-coret buku catatannya dengan geram. Sesekali ia merasa ingin menangis dan berteriak sekencang-kencang nya, untuk mendapat kesempatan kedua itu. Kesempatan untuk bersama cowok yang selama ini mencintainya dengan tulus. “aku kangen kamu Nik” ia menahan sakit itu untuk kesekian kalinya. Karin yang semakin khawatir akhir-akhir ini melihat Cinta sering murung dan kadang mata nya sedikit berair, saat ditanyakan jawaban Cinta pun selalu sama. “kamu kenapa Ca, cerita sama aku” ucap Karin sambil memegang pundak sahabatnya. “aku gak apa-apa kok Rin” jawab Cinta dengan senyum terpaksa. 

Baru mengetahui jika Cinta nya memang tak di balas kak Vian. Cinta semakin frustasi saja, ternyata kak Vian telah lama menjalin hubungan dengan teman sekelas kak Vian sendiri. Ia menyesal atas perkataannya kala itu. “kenapa aku bodoh! Merelakan orang yang menyayangi ku dengan orang yang jelas-jelas telah mengacuhkan ku” itu selalu saja jadi pemberat langkah nya saat hendak pergi kesekolah. Ia tak tahan jika harus bertemu dengan kedua mata redup itu lagi, saat mereka tak sengaja bertatapan. Cinta selalu memberi senyum terbaik nya kepada Niki. Namun cowok itu tak bergeming, ia malah mengalihkan mata itu menghadap kelain. Denga berat hati, Cinta memang harus merelakan yang telah terjadi, semua nya memang telah berubah. Niki memiliki tambatan hati nya yang baru, dan Cinta tak ingin mengusik hal itu lagi! 
*** 

“Niki tungggu!” Cinta berlari menghampiri cowok setinggi menara efiel itu dengan tertatih dan nafas yang ngos-ngosan. Niki dengan cepat menghadap ke sumber suara, begitu melihat Cinta ingin menghampirinya, dadanya kembali sesak dan sakit. Mata berbinar itu benar-bena telah membuat nya tak sangkup berdiri. Selama ia menjauh dari Cinta, ia sudah bisa sedikit bernapas lega dan melupakan cewek itu. Sekarang ia harus berurusan lagi dengan cewek yang telah membuat hati nya berkeping jadi dua. 
“kenapa” jawab nya dingin. Hawa dingin itu pun cukup dirasakan Cinta, ia malah ingin mengurungkan niat nya untuk berbicara kepada Niki. Ia takut jika nanti Niki akan membalaskan dendam kepadanya dan memebenci nya.
“kamuu ... kamu akhir-akhir ini kenapa! Ada yang salah dengan ku Nik hingga kamu menjauh dari ku” Benih keristal itu jatuh dengan sendirinya. Melihat itu sungguh Niki tak tega dan malah merasa bersalah membuat Cinta tertekan dengan perubahan sikapnya.
“aku harus move on dari kamu Ca. Jadi, jangan ganggu aku lagi” Niki menelan ludah pahit mendengar omongan nya sendiri. Dengan cepat ia melangkah pergi meninggal kan Cinta yang masih terisak disana. Dan baru tahulah Cinta, ternyata selama ini ia Mencintai Niki. Perasaan yang baru ia dapat dari menangis beberapa hari ini, perasaan yang selalu menyesakan dadanya ketika melihat Niki bersama dengan wanita lain, Cinta ditolak itu emang gak enak. 
***

1 tahun sudah Cinta genap menginjakkan kaki nya di SMA harapan bangsa ini. Dengan haru Cinta harus meninggalkan teman-teman sekelas nya yang sudah baik kepadanya. Tak terkecuali Niki merupakan mantan sahabat nya yang sudah memiliki kekasih. Dengan senyum yang terus terukir di wajah nya, ia ikhlas melepas Niki dengan seorang yang Niki sayangi sekarang. Walau ia telah berjanji pada hatinya dan juga Karin untuk segera mencari cinta yang baru, terkadang bayang-bayang Niki masih terngiang bebas di pikiran nya. Walau sudah Ada kevin teman dekatnya yang memberi perhatian lebih padanya, tetap saja ia masih sering mencuri pandang pada Niki. Seakan mulut nya berkata ia bisa untuk meningggalkan Niki, tapi hati nya berkata tidak untuk menghilangkan Niki begitu saja. 
“kamu bisa jadi yang special kan untuk ku” gumam kevin sambil melingkarkan lengan nya di lengan Cinta. 

“doakan saja supaya aku bisa” balas Cinta sambil tertawa. Ia yakin dengan dekat dengan seseorang lagi , maka sepenuhnya ia bisa merelakan Niki dan melupakannya. Walau terbilang berat tapi Cinta yakin, kali ini ia bisa melupakannya Niki, tanpa harus membencinya... karna cinta rasa sayang yang tulus mana mungkin bisa tergoreskan hanya dengan tak saling bersama. 

~THE END~

Tentang Penulis:
Nama : Niswatin Amalia
TTL : Pangkal pinang, Bangka. 12 maret 2000
Minat : menulis cerpen, puisi dan sedang berusaha untuk membuat novel
facebook : Niswatin Amalia

FANSPAGE